Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi, Bc.I.P., S.I.P., M.Si. melakukan silaturahim dan pembahasan MOU dengan rektor Unisa Palu, DR. Umar Alattas, M.Si, Jumat (2/10)

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Sulteng didampingi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sunar Agus, Bc.IP.,S.H.,M.H. dan Kabid Pelayanan Hukum, Herlina, S.Sos., SH., sedangkan Rektor Unisa Palu didampingi oleh Wakil Rektor II, Marjun Pakaya, SE., M.M, Wakil Rektor III, DR. Ahmadan B. Lamuri, dan Kepala LP2M, Abdul Kadir, SE., M.M.

Pada kesempatan terebut, Kakanwil Kumham Sulteng menyatakan penandatangan MOU tersebut adalah untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang efektif dan efesien dalam pembangunan di bidang hukum sekaligus menjalin hubungan antar lembaga dalam meningkatkan kesadaran hukum dan Hak Asasi Manusia serta Penyelenggaraan sosialisasi, fasilitasi pendaftaran Kekayaan Intelektual dikalangan akademisi.

“MOU ini sangat terkait dengan beberapa program di Kanwil, tentunya agar berjalan dengan baik dan memastikan tugas dan fungsi Kanwil benar-benar memberikan kontribusi positif terhadap upaya pencapaian tujuan nasional khususnya pada Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Beberapa kesepahaman yang hendak di bangun oleh kedua belah pihak meliputi kerjasama dalam bidang:Peningkatan kesadaran hukum dan Hak Asasi Manusia melalui:

1. Penyuluhan hukum kepada masyarakat, Pemberian bantuan hukum kepada masyarakat, Penyelenggaraan Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan, Pengembangan Pendidikan umum Warga Binaan Pemasyarakatan, dan Penyelenggaraan Latihan Kerja Produksi Warga Binaan Pemasyarakatan.

2. Peningkatan pemahaman dan pemanfaatan potensi kekayaan intelektual melalui: Pemberdayaan klinik kekayaan intelektual, Penyelenggaraan Sosialisasi Kekayaan Intelektual, dan Fasilitasi Pendaftaran Kekayaan Intelektual, serta, Penerbitan Sertifikat dan surat pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

3. Pelaksanaan Kerja Sama di bidang Imigrasi melalui:
Penerbitan izin Keimigrasian bagi mahasiswa asing yang belajar di Unisa Palu, Pengawasan orang asing bagi mahasiswa asing dan tenaga pengajar asing yang belajar dan mengajar di Unisa Palu, dan Pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan, serta Mengindentifikasi Mahasiswa, Peneliti Asing yang melakukan kegiatan, sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

4. Pelaksanaan advokasi Hak Asasi Manusia.

5. Pengkajian dan penelitian hukum dan Hak Asasi Manusia

6. Peningkatan kompetensi dan pengembangan sumber daya manusia, diantaranya: Pertukaran data dan informasi dan Pemberdayaan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh instansi terkait.

“Dan paling penting lagi adalah kerjasama lanjutan yang lebih rinci dan detail agar kehendak kedua belah pihak antara Kanwil Kemenkumham Sulteng dengan Universitas Alkhairaat dapat dilaksanakan atau tujuan bersama akan dapat tercapai dengan baik,” tutup Lilik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here