Pelaksana Tugas (Plt), Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri membuka dengan resmi Pekan Raya Unisa dalam rangka memeriahkan milad Universitas Alkhairaat (Unisa) yang ke XXX dan meresmikan penggunaan gedung baru. Senin, (16/12).

Momentum Milad kata Habib, harus dijadikan muhasabah, atau refleksi perjalanan Unisa dari masa kemasa hingga saat ini oleh seluruh insan akademik Unisa.

“Saat saya ke kampung-kampung, banyak pertanyaan masyarakat kepada saya, mereka merindukan Unisa yang dulu, masih membekas diingatan mereka, safari dakwah dan sosial yang dikemas sangat apik waktu itu,”kata Habib.

Habib juga mengaku bersyukur saat ini Unisa, dipimpin alumninya sendiri, Dr. Umar Alatas. Ia berharap tiga tahun kedepan Unisa akan mampu meraih kejayaan, dengan catatan harus ada sinergitas dan kebersamaan membangun dan membesar Unisa.

Habib juga mengatakan, pencapaian atau kesuksesan itu diraih secara bersama-sama, bukan hasil karya satu orang.

“Tantangan kedepan makin kompleks dan berat, namun tantangan sesungguhnya adalah bagaimana Unisa lebih maju lagi. Saya harap pak Rektor bersama jajarannya akan mampu mewujudkan itu dalam kurun waktu tiga tahun kedepan,” katanya.

Pada kesempatan itu Plt. Ketua Utama Alkhairaat juga menandatangani prasasti dan meresmikan penggunaan gedung baru empat lokal yang merupakan hibah dari Kementerian Ristek Dikti dan menyaksikan penandatanganan berita acara sekaligus penyerahan penggunaan gedung tersebut oleh Rektor kepada Dekan Fakultas Perikanan, Mawar.

Rektor Unisa, Dr. Umar Alatas, dalam sambutannya, mengurai sejarah singkat Perguruan Tinggi yang didirikan Habib Idrus bin Salim Aljufri itu.

“Kali pertama, Universitas ini dikenal dengan nama Universitas Islam (UNIS) pada tahun 1964. Seiring perjalanan waktu pada tahun 1987 berubah nama menjadi Perguruan Tinggi Islam Alkhairaat (PTIA), kemudian pada tahun 1989 berganti nama lagi menjadi Universitas Alkhairaat, hingga saat ini. Sesuai Surat Keputusan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No 0842/O/1989 tanggal 16 Desember 1989, tentang Pendirian Universitas Alkhairaat,” jelas Rektor.

Rektor meyakini dengan kekuatan doa dan kerjasama yang baik, ditunjang dengan kematangan usia akan lebih prefesional lagi dalam mengelolah lembaga ini.

Ia melanjutkan, momentum pekan raya diharapkan mampu mengubah mindset insan akademik Unisa untuk lebih dekat dengan masyarakat, selain itu, momen ini juga menjadi sarana efektif promosi di masyarakat.

“Pekan Raya ini Insya Allah waktu pelaksanaannya memakan durasi yang lama, saya himbau kepada panitia, mari kita menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini sudah sering dilakukan, namun masih dilaksanakan oleh fakultas masing-masing.

Kali ini, dilaksanakan secara bersamaan, sehingga benderanya tidak lagi Fakultas, namun sudah Universitas, lebih meriah dan semua sivitas akademika merasa terlibat bersatu dalam kebersamaan.

Ketua Panitia Milad dan Pekan Raya Dr. Aris Aksarah mengatakan, sejumlah kegiatan lomba dan pagelaran akan mengisi dan meramaikan Pekan Raya Unisa dalam rangka Milad ke XXX Unisa.

Ia mengatakan, kegiatan akan dimulai sejak tanggal 23 Desember 2019 hingga 23 Pebruari 2020.

” Insya Allah rangkaian kegiatan akan dimulai Desember ini, yakni lomba bulutangkis antar fakultas, bulutangkis piala Rektor antar perguruan tinggi, donor darah dan bakti sosial oleh Fakultas Kedokteran di Kabupaten Pasangkayu. Sulawesi Barat pada tanggal 21-22 Desember 2019 dan Pagelaran Seni Tradisi di kampus II, FKIP Unisa, Jalan Karanjalembah, pada tanggal 27-28 Desember 2019,” katanya.

Puncak lomba sesuai rencana kata Dr. Aris pada tanggal 17-23 Pebruari 2020. Sementara itu, Kegiatan lomba yang melibatkan para Siswa SMA sederajat yakni Lomba Cepat Tepat Fiqih (LCTF), Cerdas Cermat Umum, jepeng kreasi, baca puisi, futsal, volley ball, bouldering, lari maraton 10 k, lomba dayung, mancing ikan, olah masak ikan, bulutangkis, marawis, paduan suara dan vokal group dan lomba karya tulis ilmiah bagi mahasiswa.

Selain itu, juga akan digelar kegiatan non lomba seperti pameran, pasar kewirausahaan, kuliner, olahan ikan, pentas seni, Seminar Nasional Sosial Ekonomi Perikanan dan Pelatihan TOT sertivikasi halal, penganugerahan kepada dosen dengan masa pengabdian 25 tahun keatas dan ditutup dengan doa dan zikir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here